Keluarga adalah harta yang berharga. Namun, tidak cukup bahagia bila ada yang hilang di dalamnya. Aku tiggal bersama papa dan mama. Sebuah keluarga kecil yang biasa.
Aku juga baru saja lulus sekolah. Aku punya hobi fotografi. Aku mencari pekerjaan sampingan yang sesuai hobiku ini. Cafe Slots777
Satu hari saat sedang berjalan-jalan, aku melihat sebuah studio foto yang tidak terlalu besar.
Aku menghampiri studio itu. Saat aku masuk, seorang kakek tua mengatakan bahwa studionya sudah tutup dan menyuruhku kembali lagi besok hari. Aku memutuskan untuk pulang dan kembali lagi esok.
Keesokan harinya, aku pun kembali ke tempat tersebut.
Ternyata kakek itu adalah pemilik studio tersebut. Ia hanya seorang diri menjalankan studio tersebut. Karena merasa kasihan, aku memutuskan utuk membantunya di studio tersebut. Setiap hari aku datang kesana untuk membantunya. Tembak Ikan Cafe slots777
Kami menjadi semakin dekat dan akrab. Seperti ada suatu ikatan yang tidak kuketahui antara kami.
Tapi suatu hari, saat aku datang dan memanggil kakek, tiba-tiba ia terjatuh dari atas kursi.
Mungkin aku telah membuatnya terkejut. Yang membuatku semakin panik, ia tidak sadarkan diri setelah terjatuh. Aku segera menghubungi ambulans dan membawanya ke rumah sakit.
Ia terbaring lemah di rumah sakit. Ia memintaku untuk membuka sebuah kotak yang dia ambil sebelum terjatuh. Saat kubuka kotak tersebut, aku melihat banyak sekali foto.
Yang lebih mengejutkannya, aku mengenal yang ada di dalam foto tersebut. Ya, itu adalah foto keluargaku termasuk aku di dalamnya. Sejak saat itulah aku tau bahwa ia adalah kakekku sendiri. Ia meminta tolong padaku untuk merekam pesan untuk diberikan pada papa.
“Saat kau masih kecil, ibumu sudah meninggal. Kau sering dihina dan diejek teman-temanmu. Aku juga memperlakukanmu dengan tidak baik. Maafkan aku. Aku tidak menyalahkan kalau kau membenciku. Tapi, aku hanya punya satu permintaan. Aku hanya ingin mendengar kau memanggilku ‘papa’ sekali lagi.” Slot Online
Aku mengetahui kebenaran bahwa kakek diusir oleh papa sejak 30 tahun lalu. Aku segera pulang ke rumah dengan emosi yang cukup tinggi. Sesampainya di rumah aku segera memberikan foto-foto itu pada papa. Aku juga memberikan video rekaman pesan kakek untuk ayah.
Setelah itu, tiba-tiba aku menerima telepon dari rumah sakit. Kami segera menuju ke rumah sakit. Saat sampai di kamar kakek, kami melihat bahwa kamarnya telah kosong. Tembak Ikan Online
Aku tak bisa menahan tangis. Semua sudah terlambat. Kakek sudah tidak ada. Tapi, dengan mengejutkan tiba-tiba kakek datang dari belakang dengan kursi roda. Kami terkejut melihatnya. Ternyata kakek masih baik-baik saja. Aku segera meghapus air mataku dan memeluk kakek.
Akhirnya keluarga kami lebih lengkap. Papa dan kakek sudah saling memaafkan. Kami hidup lebih bahagia. Setiap momen kebersamaan kami abadikan dalam foto yang suatu hari pasti akan menjadi kenangan terindah, untuk kami saling mengingat satu sama lain.


Komentar
Posting Komentar